Belajar Sketsa Wajah dalam Waktu Cepat

Ketika kita memperhatikan orang yang sedang menggambar sebuah sketsa wajah, banyak hal yang Anda pikirkan. Apakah keahlian orang tersebut dihargai dan apakah akan laku terjual. Sebab sketsa wajah hanya diminati oleh orang-orang tertentu. Walaupun masih ada ditemukan orang yang menawarkan keahlian tersebut namun progress nyata tidak terlihat. Mungkin kebanyakan orang menganggap harga yang ditawarkan terlalu mahal untuk sebuah sketsa. Atau sketsa kurang menarik karena hanya berwarna gelap. Padahal Anda tentu harus bisa menghargai hasil karya orang yang ahli sketsa wajah. Kerumitan memang akan menghasilkan harga tinggi. Jika Anda tertarik untuk mencobanya dan ingin membuktikan kepada banyak orang bahwa sketsa wajah juga layak berada di pasaran maka ada Cara cepat belajar menggambar  wajah untuk Anda ketahui dan pelajari. Temukan rahasia dari balik sketsa wajah sangat menarik untuk orang ketahui. Jika hasil karya Anda nanti diakui, tentu harga setinggi apapun akan diterima. Sehingga segeralah Temukan Rahasia Menggambar Potret Pensil Realistis sketsa wajah dengan menggunakan pensil 2B tentunya. Sketsa wajah menggunakan goresan pensil menghasilkan potret nyata dari pensil. Tidak hanya foto berwarna menarik yang bisa Anda pilih nanti, foto pensil sketsa wajah pun akan menarik untuk di pilih. Jangan menggunakan pena karena menggambar dengan tinta tentu bukan potret pensil namanya. Dan jangan menggunakan pewarna karena sketsa wajah akan terlihat alami dengan pensil saja. Jika Anda menemukan sketsa wajah dengan warna-warni tentu karena pengaruh perkembangan teknologi dan zaman. Sebaiknya ketika akan bmenggambar sketsa wajah, pensil sudah lebih dari cukup dan gambar Anda akan terlihat jauh lebih sempurna.

Jika kita tertarik untuk segera menggambar sketsa wajah maka kejelian mata menjadi hal utama dan keluwesan tangan untuk menggambar sketsa wajah juga sangat penting untuk Anda miliki. Lebih baik jika foto yang Anda pilih adalah foto wajah Anda. Sebab Anda lebih mengenal wajah Anda sehingga ketika ada yang kurang atau aneh, Anda bisa langsung menyadarinya.

Bagian-bagian Penting dalam Menggambar Sketsa Wajah

Rahasia Bagaimana Menggambar wajah orang di mulai dengan memperhatikan detail mata. Ada perhatikan bola mata si obyek, bentuk mata si obyek, sipit atau tidak mata si obyek harus Anda perhatikan. Ikuti setiap lekuk garis mata si obyek dengan melihat foto setiap kali Anda menggoreskan pensil Anda ke bidang kertas putih. Bulu mata juga harus Anda gambarkan agar mata si obyek terlihat hidup. Jumlah bulu mata juga Anda perhatikan baik-baik. Jangan melebihkan jika bulu mata si obyek hanya tipis. Jarak antara kedua mata juga harus tepat dengan menggunakan garis bantu maka Anda bisa membuat dua buah mata secara tepat. Pastikan posisi kedua mata sejajar jangan ada yang terlalu ke atas atau ke bawah. Berlanjut belajar membuat sketsa wajah untuk Anda adalah menggambar bagian alis. Tebal dan tipisnya alis harus sama seperti yang ada di foto si obyek. Gunakan arsiran untuk menggambar alis wajah. Bentuk kelopak mata juga terkadang dimunculkan sehingga  harus diperhatikan pada foto apakah kelopak mata ada yang terlihat. Begitu juga dengan kantung mata setiap orang berbeda. Jika memang terlihat maka harus Anda munculkan dengan ukuran yang sesuai dengan kenyataan dalam foto. Setelah alis maka Anda menggambar sketsa hidung. Lekukan hidung tentu sedikit lebih banyak dibanding mata. Anda harus cermat ketika menggambarnya. Ukuran hidung setiap orang ada yang besar dan ada yang kecil begitu juga dengan lubang hidung. Penempatan hidung harus tepat di antara kedua mata si obyek. Kemudian aturlah jarak hidung dengan bibir dan ketika sudah tepat, Anda bisa mulai menggambar bibir. Ukuran bibir juga berbeda pada setiap orang sehingga Anda harus bisa mengatur ukuran bibir si obyek agar tepat tengah.

Perlu Penambahan Garis-garis Bantu dan Arsiran
Untuk garis bantu yang disebutkan di atas bisa Anda buat dengan bantuan penggaris. Anda ukur jarak foto dengan membuat skala. Tentu skala foto dengan bidang kertas gambar Anda berbeda sehingga perlu skala. Buatlah garis-garis bantu pada bagian mahidung, bibir, alis, dagu, dahi. Bagian dahi tentu untuk mennetukan seberapa besar dahi si obyek. Meninggalkan garis bantu menuju arsiran, untuk arsiran hanya pada alis dan rambut. Kemungkinan arsiran juga digunakan pada bagian pipi atau lain, namun yang utama hanya dua bagian tersebut. Arsir sesuai metode seni rupa yang Anda terima dan pelajari dahulu. Mulai arsiran tipis-tipis hingga lama-lama menebal pada bagian yang memang diinginkan.

Butuh mata yang sehat dan jeli dalam membuat sketsa wajah. Jika mata Anda sedang bermasalah atau memang menggunakan kacamata maka pastikan Anda bisa terbantu dengan alat bantu melihat tersebut. Namun asal cahaya dalam ruangan Anda bekerja terang maka bukan masalah. berbicara menegnai cahay, ada baiknya jika Anda memilih ruangan terbuka untuk menggambar karena pemandangan alam tetnu akan lebih menginspirasi Anda dan menenangkan pikiran. Anda menjadi fokus dalam menggambar. Selain itu angin yang bertiup pun akan membuat Anda nyaman. Berlatihlah di ruangan terbuka jika memang memungkinkan dan sesering mungkin. Sebab semakin giat Anda belajar maka akan semakin menguasai Cara Sketsa Orang dengan mengikuti langkah dan aturan yang telah disebutkan. Semakin luwes pergerakan tangan Anda maka semakin cepat hasil sketsa wajah yang Anda gambar. Tentu akan banyak pula job-job mengalir kepada Anda. Anda pun juga bisa mengadakan pameran sketsa wajah bersama kelompok sketsa wajah yang ada untuk lebih memperkenalkan karya Anda dengan teman-teman (function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,’script’,’//www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’); ga(‘create’, ‘UA-44811376-1’, ‘belajarmenggambarsketsawajah.blogspot.com’); ga(‘send’, ‘pageview’);

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s