Rahasia teknik melukis Sketsa Wajah

Pemandangan alam, bunga, buah, hewan, abstrak sering Anda temukan dalam hiasan-hiasan dinding di rumah. Namun untuk lukisan orang seperti sketsa wajah, tentu masih jarang Anda temukan. Hanya mereka yang memperoleh hadiah atau memang membuat hiasan sketsa dinding sehingga di rumah ada sketsa wajah. Berbicara mengenai hal tersebut memang sampai sekarang kurang begitu popular. Keindahan warna menjadi pemicu orang-orang lebih memilih mencetak foto dibanding sketsa wajah. Padahal jika Anda tahu, orang yang ahli menggambar  wajah maka akan dibayar mahal karena kemampuan tersebut jarang dimiliki oleh orang lain. Anda tertarik dengan gambar wajah maka Anda harus mengetahui Rahasia Bagaimana Menggambar sketsa wajah tersebut. Apakah memang sesulit hasilnya atau malah gampang harus Anda temukan jawabannya. Anda juga harus Temukan Rahasia Menggambar Potret Pensil Realistis agar Anda mengetahui dengan lengkap. Kecanggihan teknologi internet harus Anda manfaatkan dengan mencari melalui blog yang memang membahas sketsa wajah atau bisa juga belajar melalui buku belajar membuat sketsa. Banyak cara yang bisa Anda tempuh untuk mengungkap rahasia melukis wajah.

Hal penting untuk menjadi seorang yang ahli menggambar sketsa maka Anda harus senang menggambar. Keahlian seni rupa juga harus Anda miliki walaupun itu hanya sedikit. Sebab dalam menggambar sketsa wajah sangat erat kaitannya dengan proporsi, perspektif, dimensi yang digunakan, metode arsiran, dan hal seni rupa lainnya. Anda tidak akan bisa  jika menggambar saja belum pernah Anda lakukan. Ketika Anda sudah berencana akan belajar maka pilihlah lokasi di ruang terbuka seperti taman, tempat umum yang lengang, atau di lapangan dengan suasana yang membuat Anda nyaman. Jika Anda tidak senang di ruangan terbuka maka ketika di dalam rumah gunakan cahaya lampu yang terang. Keberadaan jumlah jendela sangat penting sehingga Anda harus memiliki ruang khusus untuk menggambar sketsa.

Mengamati Foto Obyek Sketsa Anda
Anda bisa mulai mengamati si obyek bisa dengan wajah orang secara langsung atau dengan foto maka awal Cara Sketsa Orang Anda temukan. Amatilah baik-baik obyek Anda dan pastikan si obyek tenang karena lebih nyaman dan menghasilkan karya bagus jika si obyek tidak banyak bergerak. Pastikan terlebih dahulu ketika memilih obyek hidup sepert orang apakah betah duduk diam dalam waktu yang tidak sebentar. Namun lebih baik jika Anda menggunakan foto saja dengan meletakkan di atas trplek alas gambar Anda dan jepit dengan penjepit kertas. Hal tersebut lebih membantu Anda dalam belajar daripada orang yang pasti akan bergerak dalam waktu yang tidak terduga.

Persiapan Peralatan Gambar yang Tepat
Langkah selanjutnya gunakanlah pensil 2B yang memiliki warna tebal dan besar menghasilkan goresan tegas dibanding pensil HB. Jangan lupa untuk menggunakan ujung pensil yang runcing alias tumpul. Begitu juga penghapus yang Anda gunakan sebaiknya yang bersih dan tidak akan meninggalkan bekas hitam ketika Anda gunakan. Jika penghapus Anda membuat kotor maka akan membuat hasil sketsa Anda kurang baik. Sebagai contoh bagian pipi yang seharusnya bersih namun harus terlihat kotor akibat Anda hapus dengan penghapus yang tidak bersih. Pastikan juga ukuran kertas yang besar minimal A3 agar Anda lebih leluasa pergerakan tangannya pada bidang yang luas. Atau menggunakan kertas manila yang Anda potong sendiri bisa dilakukan jika ukuran A3 kurang besar untuk Anda.

Tahapan Memulai Sketsa Wajah
Menuju pada bagian wajah yang akan Anda gambar sketsanya, maka perhatikan alur-alur wajah obyek difoto. Garis-garis wajah tersebut terlihat jelas atau tidak, jika ada lekukan maka perhatikan dengan detail. Anda tidak boleh menggambar dengan hasil berbeda untuk sebuah sketsa wajah. Hal tersebut sama saja dengan berbohong karena Anda secara tidak langsung mengubah bentuk wajah si obyek. Pelajari rahasia sketsa wajah dengan pelan-pelan dan terstruktur agar tangan Anda juga tidak kaku. Cara cepat belajar menggambar wajah yang penting adalah buatlah sketsa secara tipis-tipis terlebih dahulu layaknya arsiran. Tentu akan sering menghapus ketika masih masuk tahap awal belajar. Ketika Anda sudah berhasil menggambar wajah secara penuh maka baru pertegas garis-garis yang Anda buat. Perhatikan bahwa khusus untuk bagian rambut dan warna kulit gunakan arsiran saja. Jangan garis-garis tebal atau tipis karena akan membuat hasil sketsa Anda terlihat kurang baik. Dalam menggambar wajah di awali mata, alis, hidung, bibir. Dahi, pipi, dan dagu bagian akhir karena bisa menyesuaikan bidang yang ada. Sebab untuk bagian mata, alis, hidung, dan bibir merupakan bagian yang hampir berdekatan sehingga harus digambar terlebih dahulu agar jarak yang ada tepat. Jika Anda mengawali dengan menggambar bentuk wajah misal oval, bulat, atau lonjong, ketika Anda menggambar terlalu kecil atau terlalu besar bidang yang Anda gambar maka Anda akan kesulitan mengatur jaraknya.
Agar sketsa wajah yang Anda buat semakin terlihat nyata maka ketika masuk tahap akhir perhatikan kembali foto obyek. Apakah masih ada yang kurang atau tidak seperti lekukan pada wajah dan lain sebagainya. Alasan cahaya pun akan berguna dalam hal tersebut, yaitu bisa membantu Anda melihat detail gambar yang Anda buat. Jika hasil sketsa wajah awal Anda masih belum sempurna maka jangan menyerah. Ulangi lagi sampai Anda benar-benar ahli dan hanya butuh waktu cepat ketika menggambar sketsa wajah tersebut. Anda pun berhasil mengungkap rahasia sulitnya menggambar sketsa wajah orang. Nantinya Anda bisa menggunakan keahlian sketsa tersebut untuk memberi hadiah kepada teman atau kerabat Anda yang berulang tahun. (function(i,s,o,g,r,a,m){i[‘GoogleAnalyticsObject’]=r;i[r]=i[r]||function(){ (i[r].q=i[r].q||[]).push(arguments)},i[r].l=1*new Date();a=s.createElement(o), m=s.getElementsByTagName(o)[0];a.async=1;a.src=g;m.parentNode.insertBefore(a,m) })(window,document,’script’,’//www.google-analytics.com/analytics.js’,’ga’); ga(‘create’, ‘UA-44811376-1’, ‘belajarmenggambarsketsawajah.blogspot.com’); ga(‘send’, ‘pageview’);

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s